Karhutla Tanjung Puting Tinggal 600 Meter dari Feeding Camp Orangutan

image 12 Clayoquot Escape

Ringkasan: Pada Kamis, 22 Oktober 2026, relawan melaporkan api karhutla di Taman Nasional Tanjung Puting (TNTP) sekitar 600 meter dari feeding camp orangutan Tanjung Harapan. Balai TNTP menutup empat pintu masuk wisata mulai 24 Oktober 2026 pukul 08.00 WIB. Pondok Tanggui dan Camp Leakey tetap bisa dikunjungi. Jadwal pembukaan kembali belum ada.

Apa yang terjadi di Tanjung Puting?

Relawan pemadam kebakaran berbaju oranye mengamati kepulan asap tebal dari balik pepohonan di Taman Nasional Tanjung Puting.

Karhutla di Taman Nasional Tanjung Puting, Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah, bergerak mendekati feeding camp Tanjung Harapan. Relawan Yayasan Orangutan Hijau Kalimantan (YOHK), Deny Priyatna, menyebut jarak api tinggal sekitar 600 meter pada 22 Oktober 2026. Feeding camp adalah titik pemberian pakan orangutan yang juga menjadi tujuan wisata utama taman nasional ini.

Deny menyampaikan situasinya begini: “api sudah sekitar 600 meter dari feeding camp Tanjung Harapan”, seperti dilansir CNN Indonesia.

Angka 600 meter berasal dari estimasi relawan di lapangan, bukan hasil pengukuran resmi instansi. Perlakukan sebagai gambaran situasi pada hari itu, bukan jarak yang pasti hari ini.

Kronologi singkat: dari 513 hektare sampai penutupan wisata

Tampilan jarak dekat surat pengumuman resmi berkop Balai Taman Nasional Tanjung Puting tentang penutupan sementara pintu wisata yang tertempel di papan informasi.

Tabel ini merangkum peristiwa yang sudah dilaporkan media nasional.

TanggalPerkembanganSumber
12-13 Okt 2026BNPB melaporkan kebakaran baru di TNTP (Kotawaringin Barat dan Seruyan) seluas 513,89 hektareCNN Indonesia
14 Okt 2026Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni memetakan empat titik api yang diprioritaskan di TNTPdetik (via detikKalimantan)
15 Okt 2026Menhut bersama personel TNI meninjau lokasi. Hotspot di Kalimantan Tengah tercatat 389 titik, naik dari 130 titik sehari sebelumnya (data SiPongi, pukul 21.00 WIB)Kompas, detik
15-16 Okt 2026Pemerintah menjalankan operasi modifikasi cuaca untuk memicu hujanKompas
18 Okt 2026Karhutla belum padam. Pemadaman lewat udara dilakukan di titik apiKompas
20 Okt 2026Api melambat di sekitar Sungai Buluh karena vegetasi yang bisa terbakar sudah habis. Penjagaan difokuskan ke PesalatMedia Kompeten (via Detikcom)
21 Okt 2026Balai TNTP mengumumkan penutupan empat pintu wisata mulai 24 Oktoberdetik, Mounture
22 Okt 2026Relawan melaporkan api sekitar 600 meter dari feeding camp Tanjung HarapanCNN Indonesia, detik

Satu catatan soal luas lahan. BNPB mencatat 513,89 hektare sampai 13 Oktober. Sebuah foto di galeri detik tanggal 16 Oktober memakai keterangan “1.200 hektare terbakar” dengan kredit dokumentasi TNTP. Dua angka ini belum bisa disatukan dari sumber yang tersedia. Untuk angka terbaru, rujuk pengumuman BNPB, Kementerian Kehutanan, atau Balai TNTP.

Mengapa feeding camp Tanjung Harapan begitu penting?

Sekelompok wisatawan duduk di atas geladak perahu tradisional klotok, menyusuri Sungai Sekonyer menuju lokasi feeding camp orangutan.

Tanjung Harapan adalah salah satu lokasi pemberian pakan orangutan di TNTP. Taman nasional ini seluas 408.286 hektare menurut Kompas, dan termasuk yang tertua di Indonesia. Wisatawan biasanya menyusuri Sungai Sekonyer dengan perahu klotok lalu singgah di lokasi pengamatan orangutan, sebagaimana digambarkan CNN Indonesia.

Kedekatan api dengan feeding camp jadi sorotan karena dua hal:

  • Lokasi itu dipakai untuk aktivitas konservasi orangutan di dalam kawasan.
  • Deny Priyatna memperingatkan bahwa kebakaran yang meluas bisa mengganggu habitat dan kegiatan konservasi.

Api juga tidak hanya terjadi di dalam taman nasional. Tim relawan YOHK ikut memadamkan kebakaran di lahan konservasi milik yayasan itu di luar batas TNTP, menurut laporan Bicara Indonesia.

Apa saja yang ditutup, dan apa yang masih buka?

Layar komputer tablet menampilkan peta digital sederhana dari kawasan Tanjung Puting, menandai rute yang ditutup dan yang masih dapat diakses.

Balai TNTP lewat pengumuman bertanggal 21 Oktober 2026 menutup sementara empat pintu masuk wisata mulai Sabtu, 24 Oktober 2026 pukul 08.00 WIB. Empat akses itu adalah Tanjung Harapan, Natai Lengkuas, Sungai Buluh Besar, dan Sungai Buluh Kecil.

Pondok Tanggui dan Camp Leakey dikecualikan dari penutupan. Penutupan mengacu pada Peraturan Menteri Kehutanan Nomor 27 Tahun 2025 tentang pemanfaatan jasa lingkungan di kawasan konservasi, menurut Mounture.

Belum ada kepastian kapan keempat pintu dibuka lagi. Balai TNTP meminta pengunjung dan pelaku jasa wisata mematuhi pengumuman dan berhati-hati menggunakan api. Pengunjung juga diminta mengikuti arahan petugas supaya aktivitas wisata tidak menghambat pemadaman.

Siapa yang sedang memadamkan api?

Helikopter pemadam kebakaran (water bombing) milik BNPB menjatuhkan air di atas titik panas yang mengepulkan asap di hutan.

Upaya pemadaman melibatkan banyak pihak. Berikut yang sudah dilaporkan:

  • Pemerintah pusat. Menteri Kehutanan meninjau langsung pada 15 Oktober dan memetakan empat titik api prioritas. Pemadaman diarahkan terutama ke Pesalat dan Teluk Pulai, termasuk Sungai Buluh Kecil dan Sungai Buluh Besar.
  • Teknologi. Operasi modifikasi cuaca berjalan pada 15-16 Oktober. Pemadaman udara dilaporkan pada 18 Oktober.
  • Relawan dan komunitas. YOHK menyisir jalur trekking antara Beguruh dan Pesalat. Di Pesalat, penjagaan dilakukan FNPF, Tanjung Lestari, dan Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI), menurut Media Kompeten.
  • Sekat bakar. Satu portal berita melaporkan relawan membangun sekat bakar sebagai perlindungan darurat di sekitar feeding camp.

Hasilnya belum tuntas. Pada 20 Oktober api melambat di Sungai Buluh karena bahan bakarnya habis, tetapi dua hari kemudian api justru dilaporkan mendekati Tanjung Harapan.

Penyebab kebakaran di TNTP tidak dijelaskan dalam laporan yang dirujuk artikel ini, sehingga tidak ada klaim soal penyebab di sini. BNPB menyebut area yang terbakar adalah lahan mineral, bukan gambut, menurut kutipan Harian Basis atas laporan BNPB.

Bagaimana nasib orangutan?

Petugas konservasi dari BKSDA dan dokter hewan sedang memeriksa kesehatan seekor orangutan di dalam kandang transit sebelum proses translokasi.

Kabar yang paling relevan menyangkut penyelamatan satwa. BKSDA Kalimantan Barat bersama YIARI menyelamatkan 46 orangutan Kalimantan dari habitat yang terbakar sejak Agustus sampai 9 Oktober 2026. Delapan individu yang dinyatakan sehat mulai dipindahkan pada 9 Oktober ke Hutan Lindung Batu Nyambu, Ketapang.

Laporan itu menyebut siklus karhutla secara umum, bukan khusus TNTP, jadi jangan dibaca sebagai jumlah korban di Tanjung Puting. Sampai artikel ini ditulis, belum ada data resmi yang saya temukan tentang kondisi orangutan di sekitar Tanjung Harapan.

Panduan 7 langkah bagi wisatawan yang sudah punya rencana ke Tanjung Puting

Seorang wisatawan dengan tas ransel duduk di ruang tunggu bandara sambil menelepon operator tur untuk mengonfirmasi jadwal liburannya yang terdampak.

Cara aman menyikapi situasi ini: 1) cek pengumuman resmi, 2) hubungi operator, 3) tunda atau ubah rute, 4) jangan masuk area yang ditutup, 5) siapkan perlengkapan bila asap pekat, 6) patuhi arahan petugas, 7) pantau perkembangan sampai berangkat.

  1. Cek pengumuman Balai TNTP. Sumber resmi menentukan pintu mana yang buka. Jangan berpegang pada unggahan lama atau kabar dari grup chat.
  2. Hubungi operator klotok atau agen perjalanan. Tanyakan secara tertulis apakah rute Anda melewati salah satu dari empat pintu yang ditutup.
  3. Minta opsi jadwal ulang atau pengembalian dana. Pastikan kebijakannya jelas sebelum membayar sisa biaya.
  4. Jangan memaksa masuk area tertutup. Penutupan dibuat agar pemadaman tidak terhambat, dan itu juga melindungi keselamatan Anda.
  5. Siapkan perlengkapan untuk kabut asap. Kompas melaporkan kabut asap pekat di Kotawaringin Barat yang datang dari arah TNTP. Bawa masker dan obat pribadi, dan kenali dasar pertolongan pertama di alam saat darurat.
  6. Ikuti arahan petugas dan pemandu. Pengunjung diminta mengikuti arahan agar wisata tidak mengganggu pengendalian api.
  7. Pantau terus sampai hari keberangkatan. Status bisa berubah dalam hitungan hari.

Untuk persiapan umum perjalanan alam, checklist safety camping dan survival membantu memastikan tidak ada yang terlewat.

Untuk operator wisata dan pelaku usaha: yang perlu disiapkan

Seorang pengelola agen perjalanan wisata serius mengetik di komputer untuk merevisi itinerary (rute perjalanan) cadangan bagi tamu akibat penutupan jalur.

Penutupan empat pintu langsung memengaruhi paket yang melewati Tanjung Harapan, Natai Lengkuas, dan dua pintu Sungai Buluh. Beberapa hal yang layak dilakukan:

  • Kirim pemberitahuan tertulis ke tamu yang sudah memesan, lengkap dengan rujukan nomor pengumuman Balai TNTP.
  • Siapkan itinerary cadangan yang hanya mencakup lokasi yang masih dibuka.
  • Tetapkan kebijakan jadwal ulang yang sama untuk semua tamu.
  • Catat tanggal pengumuman dan sumber resmi di setiap komunikasi, supaya tidak ada klaim yang tidak bisa dipertanggungjawabkan.

Panduan umum soal mengelola situasi darurat di alam juga berguna untuk menyusun prosedur internal tim pemandu.

Pelajaran untuk pecinta alam: api adalah tanggung jawab semua orang

Sepatu bot seorang pendaki (hiker) yang menginjak dan menutup sisa abu api unggun dengan tanah untuk memastikan api benar-benar padam.

Pengumuman Balai TNTP secara khusus mengingatkan agar masyarakat berhati-hati menggunakan api. Peringatan itu relevan bagi siapa pun yang berkemah atau mendaki di musim kering. Soal teknik dan aturan, baca cara menyalakan api saat camping dan etika camping wajib.

Jika rencana Anda terganggu, Indonesia punya banyak tujuan alam lain. Beberapa ide ada di destinasi petualangan alam Indonesia. Tetap cek kondisi cuaca dan status kawasan sebelum berangkat.

Sumber yang dipakai untuk panduan ini

Artikel ini disusun dari laporan berikut, semuanya diakses 23 Oktober 2026:

FAQ — Karhutla Tanjung Puting dan Feeding Camp Orangutan

Apa yang dimaksud karhutla Tanjung Puting tinggal 600 meter dari feeding camp orangutan?

Relawan YOHK melaporkan pada 22 Oktober 2026 bahwa api kebakaran hutan dan lahan di Taman Nasional Tanjung Puting berjarak sekitar 600 meter dari feeding camp Tanjung Harapan. Angka ini estimasi relawan di lapangan. Tim gabungan terus berupaya mencegah api mencapai lokasi tersebut.

Apakah Tanjung Puting masih bisa dikunjungi sekarang?

Sebagian. Balai TNTP menutup empat pintu masuk wisata (Tanjung Harapan, Natai Lengkuas, Sungai Buluh Besar, Sungai Buluh Kecil) mulai 24 Oktober 2026 pukul 08.00 WIB. Pondok Tanggui dan Camp Leakey dikecualikan. Cek pengumuman resmi Balai TNTP sebelum berangkat.

Kapan pintu wisata Tanjung Puting dibuka kembali?

Belum ada kepastian. Penutupan berlaku sampai ada pemberitahuan lebih lanjut dari pengelola. Pantau kanal resmi Balai TNTP dan tanyakan ke operator wisata Anda.

Berapa luas hutan Tanjung Puting yang terbakar?

BNPB mencatat 513,89 hektare per 13 Oktober 2026. Sumber lain memuat angka berbeda, termasuk keterangan foto detik yang menyebut 1.200 hektare. Gunakan data BNPB atau Kementerian Kehutanan yang paling baru.,g